pada jiwa yang kusam di lantai berbunga, merona lah.
pada hati yang berjalan berpusing, berhenti lah.
pada indah yang hilang, sekarang muncul lah.
pada hasrat yang meminta, cukup lah.
mari kita ke horizon sana.
di horizon yang berlatar lukisan alam.
bak magnum opus dari Gaia yang ulung.
bak bait kasih dari-Nya yang melangsiri.
di horizon yang bergemawan cinta naluri.
biarpun vertikal impian tidak sampai,
biarpun skeptikal pada horizon harapan,
gemawan berarak pada kadar optimis di sana.
mari bersama meniupnya, menolak pesimis,
mari melariknya mengikut semilir bersenda.
biar sirna pening keliru.
biar memerah seri yang menganyam tekad semalam.
biar memukau pandang pemandang dari matajiwa yang lalu.
biar reda gejolak keinginan yang menggugah tanpa batas puas.
mengajak hati ke arah jiwa sana -- susah bukan?
dunia yg sana tu xkan pernah mengecewakan-in what ever condition- as it is =)
ReplyDeletedunia di sana yang ada "peradam" hidup. yeah.
ReplyDelete